
Harga emas bertahan kuat setelah merosot ke level terendah harian $2.735 di tengah meningkatnya imbal hasil obligasi Treasury AS. Data ekonomi dari Amerika Serikat (AS) menunjukkan pasar tenaga kerja sedang mendingin, sementara pelaku pasar terus mencerna retorika kebijakan perdagangan Presiden AS Trump. XAU/USD diperdagangkan pada $2.755, hampir tidak berubah.
Harga emas batangan akan mengakhiri minggu ini dengan kenaikan yang solid meskipun memangkas sebagian kenaikannya pada hari Kamis.
Data dari Departemen Tenaga Kerja AS mengungkapkan bahwa lebih banyak orang Amerika mengajukan tunjangan pengangguran selama minggu yang berakhir pada tanggal 18 Januari, yang biasanya menandakan melemahnya pasar tenaga kerja. Meskipun demikian, laporan tersebut menunjukkan bahwa distorsi cuaca dan kebakaran di Los Angeles adalah alasan utama untuk hal ini dan kemungkinan akan tercermin dalam rilis berikutnya.
Kenaikan terakhir logam kuning tersebut disponsori oleh jatuhnya Greenback. Menurut Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur kinerja Greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama dan biasanya berkorelasi terbalik dengan Emas, turun 0,08% menjadi 108,06.
Pada hari Jumat, keuntungan bank sentral dimulai dengan Bank of Japan (BoJ) yang diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps). Minggu depan, Federal Reserve (Fed) dan Bank Sentral Eropa (ECB) akan menjadi yang berikutnya dengan yang pertama diproyeksikan akan mempertahankan suku bunga, sementara ECB diperkirakan akan memangkas biaya pinjaman sebesar 25 bps.
Minggu ini, agenda ekonomi AS akan menampilkan S&P Global Flash PMI, data perumahan, dan rilis akhir Sentimen Konsumen University of Michigan (UoM) untuk bulan Januari.
Harga emas naik karena imbal hasil riil tetap tidak berubah pada hari Kamis. Diukur dengan Treasury 10-tahun Inflation-Protected Securities (TIPS), imbal hasil berada di 2,19%. Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun naik empat bps pada hari ini di 4,637%, membatasi kenaikan Emas.
Klaim Pengangguran Awal AS untuk minggu yang berakhir pada 18 Januari meningkat sebesar 223 ribu, naik dari 217 ribu pada rilis sebelumnya dan di atas estimasi 220 ribu. Rata-rata Klaim Pengangguran 4 minggu naik dari 212,75 ribu menjadi 213,5 ribu untuk pertama kalinya dalam lima bulan.
Sebuah laporan oleh Reuters mengungkapkan bahwa Presiden AS Trump mengonfirmasi bahwa tarif universal pada semua impor ke AS juga sedang dipertimbangkan dan akan diberlakukan pada tahap selanjutnya.
Pelaku pasar memperkirakan peluang yang hampir sama bahwa Fed akan memangkas suku bunga dua kali pada akhir tahun 2025 dengan pengurangan pertama terjadi pada bulan Juni.(Cay) Newsmaker23
Sumber: Fxstreet
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...